Harian Serambi Indonesia (Edisi 4 February 2009)
Polisi Mulai Dititip Pada Sarak Opat
REDELONG- Untuk menjaga keamanan di setiap kampung yang ada di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Polres Bener Meriah bekerja sama dengan International Organization of Migration (IOM) mulai menitipkan personel polisi ke dalam Sarak Opat (Tuha Peut). Acara penempatan polisi itu ke dalam Sarak Opat itu dipusatkan di Aula kantor Camat Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Senin (2/2).
Waka Polres Bener Meriah, Kompol Zakaria didampingi Kapolsek Timang Gajah, Ipda Darmawi Hasibuan mengatakan, penitipan seorang personel ke Sarak Opat bertujuan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di setiap kampung yang ada di Kabupaten Bener Meriah, sehingga masalah-masalah dapat diselesaikan antara Sarak Opat dengan personel yang dititipkan itu.
“Dalam konsep tugas polisi modern saat ini, dimana masyarakat akan dijadikan sebagai subjek untuk sama-sama memecahkan masalah yang terjadi di kampong mereka,” sebut Kompol Zakaria.
Disebutkan, penitipan polisi dalam Sarak Opat untuk tahap awal, Polres Bener Meriah akan mencoba pada tiga kampung dalam satu kecamatan, namun selanjutnya akan dititipkan pada setiap kampung yang ada di kabupaten Bener Meriah.”Kita mengharapkan, dengan adanya kerjasama antara polisi dengan Sarak Opat, dapat mengurangi setiap kejahatan yang terjadi di setiap kampung,” harap kompol Zakaria.
Kapolsek Timang Gajah, Ipda Darmawi Hasibuan berharap, kepada setiap anggota polisi yang tergabung dalam Sarak Opat dapat menjalankan tugas bersama Sarak Opat di setiap kampung sehingga semua permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan dengan adil.
Narasumber dari Polda NAD, DR Munawar A Jalil mengatakan, dengan adanya program kemitraan antara polisi dengan Sarak Opat serta didukung oleh masyarakat yang pada akhirnya akan terwujud keamanan yang kondusif pada tingkat kampong.” Ke depan Sarak Opat diharapkan bekerja sama seperti polisi untuk memecahkan masalah yang terjadi pada tingkat kampong,”jelas Munawar A. Jalil. (c31)
Serambi Indonesia Daily Print Edition, 4th February 2009
Police Officer Begin to be integrated into Sarak Opat
REDELONG- Polres Bener Meriah in cooperation with International Organization of Migration (IOM) has started integrating police personnel into Sarak Opat (Tuha Peut) to maintain the security situation in villages in the District. The inaugural event of police integration into Sarak Opat was held at Timang Gajah Sub-district Office, Bener Meriah District on Monday, 2nd February 2009.
Deputy-chief of Bener Meriah District Police, Kompol Zakaria who was accompanied by Chief of Timang Gajah Sub-district Police Office, Ipda Darmawi Hasibuan stated that the integration of personnel into Sarak Opat was aimed at problems taking place in villaged in Bener Meriah District to be solved by Sarak Opat and the personnel entrusted.
“In the modern concept of police assignment, the community is the subject in solving together problems occurring in their villages,” Kompol Zakaria said.
In the first phase, district police of Bener Meriah is said to have a pilot implementation in three villages in a sub district, and the next step is to have the integration in each village in Bener Meriah district. “We hope, by the cooperation between the police and Sarak Opat, that crimes in every village will decrease,” Kompol Zakaria expeced.
Timang Gajah sub-district police chief, Ipda Darmawi Hasibuan hoped that every personnel integrated into Sarak Opat would be able to carry out their tasks together with Sarak Opat in every village so that all occurring problems could be solved fairly.
A speaker from Polda NAD, DR Munawar A Jalil said that in the end, the partnership program between the police and Sarak Opat that was supported by the community would bring about maintained security situation at village level. ” In the future, Sarak Opat is expected to cooperate with the police to solve problems occurring at village level,” he explained. (c31)
Rabu, 11 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar